Efektivitas Model Suction Terbuka dan Tertutup Terhadap Kejadian Pneumonia Pada Pasien Yang Terpasang Ventilator Mekanik (VAP)

Systematic Review

  • Teguh Santoso Prodi Keperawatan, STIKes Guna Bangsa Yogyakarta
  • Reni Sulung Utami Prodi Keperawatan Universitas Diponegoro
Keywords: Closed suctioning, Intensive care unit, Open suctioning, suctioning, ventilator associated pneumonia

Abstract

Latar Belakang: Hisap lendir melalui pipa endotrakeal merupakan prosedur yang paling efektif untuk membersihkan lendir yang menumpuk pada saluran pernapasan pada pasein yang terpasang ventilator. Ada dua macam model hisap lendir, yaitu model hisap lendir terbuka dan tertutup.

Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas model hisap lendir terbuka dan tertutup terhadap kejadian ventilator associated pneumonia (VAP) pada pasien yang dirawat diruang intensif (ICU).

Metode: Sumber data didapatkan dari PubMed, Ebsco, Proquest, dan Google Scolar periode tahun 2000 sampai dengan 2015 dengan mengunakan kata kunci: suctioning, open suctioning, closed suctioning, ventilator associated pneumonia, dan intensive care unit. Jurnal yang digunakan dalam penelitian ini adalah jurnal yang melakukan perbandingan antara model hisap terbuka dan tertutup, dilakukan pada manusia dengan desain prospektif kohort dan full text.

Hasil: Dari 55 artikel ilmiah yang diidentifikasi hanya 4 yang dilakukan review. Artikel tersebut menjelaskan hubungan pemberian model hisap lendir terhadap kejadian VAP. Dimana dari 4 artikel tersebut seluruhnya menyatakan bahwa tidak ada hubungan signifikan secara statistic.

Kesimpulan: Model hisap lendir terbuka dan tertutup dapat membantu sistem kerja pernapasan dan tidak menimbulkan terjadinya VAP pada pasien yang menggunakan ventilator.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2018-07-31
How to Cite
Santoso, T., & Utami, R. S. (2018). Efektivitas Model Suction Terbuka dan Tertutup Terhadap Kejadian Pneumonia Pada Pasien Yang Terpasang Ventilator Mekanik (VAP): Systematic Review. Journal of Health (JoH), 5(2), 62-66. https://doi.org/10.30590/vol5-no2-p62-66